• +62 285 381xxx
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Berita

Review Teknokratik RPJMD 2021-2024 Bersama DRD di UNIKAL

UNIKAL, Senin, 28 September 2020, telah dilaksanakan Review RPJMD Teknokratik Kabupaten Pekalongan Bersama Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Pekalongan. Acara dihadiri oleh perwakilan Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Pekalongan, Sekretaris Bappedalitbang Kab. Pekalongan, Kabid. Program serta Kabid. Pemerintahan, Sosial, dan Budaya Bappedalitbang Kabupaten Pekalongan.

Pembukaan disampaikan oleh Sekretaris Bappedalitbang Kab. Pekalongan, Ikhlas Ananda, S.H., M.Si. dalam sambutannya, Beliau menyampaikan bahwasanya Rancangan Teknokratik RPJMD akan dipedomani sebagai dokumen perencanaan setidaknya hingga 5 (lima) tahun kedepan. Proyeksi kondisi daerah pasca terpaan pandemi covid-19/ coronavirus hingga pemulihan ekonomi masih menjadi bahasan hingga beberapa momentum kedepan. Acara yang digelar dengan apik ini dimoderatori oleh Fungsional Perencana Bappedalitbang Kabupaten Pekalongan, Yulianto Adi Setyawan, S.T.

Materi yang disampaikan oleh konsultan narasumber Rancangan Teknokratik RPJMD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Gunarto membuka kesempatan bagi stakeholder dalam hal ini Dewan Riset Daerah untuk dapat memberikan masukan dan ide terhadap klausul di dokumen RPJMD supaya dokumen yang tertulis merupakan dokumen yang sesuai dengan konteks teknokratik. Acara hari ini berfokus untuk menjalankan proses awal penyusunan RPJMD Teknokratik. Telaah RPJMD daerah sekitar juga dibutuhkan guna sinkronisasi rencana pembangunan supaya lebih selaras dan sejalan. Lalu kemudian untuk menambah kemantapan konteks teknokratik juga bisa dilaksanakan forum konsultasi publik untuk mendapatkan masukan dari ranah masyarakat melalui perwakilan DRD dan sebagainya.

Selain dilaksanakan secara offline di Studio 8 UNIKAL, Review RPJMD juga dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi ZOOM yang dibuka oleh anggota DRD yang berada di luar kota. Setidaknya ada tigabelas anggota DRD yang mengikuti acara Review RPJMD Teknokratik Kabupaten Pekalongan 2020-2024.

RPJMD bahasan kali ini cukup krusial karena hanya berlangsung kurang lebih 3,5-4 tahun jika di tahun 2024 dilaksanakan pilkada selanjutnya. Selain itu juga dari konteks periodisasi dokumen, RPJMD dan RPJPD bersamaan selesai pada tahun 2024.

Masukan terkait dengan optimalisasi potensi ekonomi kreatif berbasis digital akan diupayakan untuk disampaikan dalam dokumen RPJMD melalui dinas yang membidangi. Kemudian terkait dengan kebutuhan air bersih yang bersumber dari sumber air dari hulu, meminimaliir pemakaian air bawah tanah di kawasan bawah wilayah Kabupaten Pekalongan.

Dalam rancangan teknokratik RPJMD saat ini hanya sampai identifikasi isu strategis. Asumsi, proyeksi penganggaran belum dihitungkan dalam proses ini. Rancangan teknokratik RPJMD saat ini merupakan ikhtiar untuk mulai mencicil dokumen RPJMD hingga 6 (enam) bulan setelah penetapan kepala daerah baru di tahun 2021.


Rakor Tim Gerakan Kudu Sekolah Dipimpin Langsung Ketua TP-PKK Kab. Pekalongan

Kajen, 30 Juli 2020, telah berlangsung Rapat Koordinasi Tim Gerakan Kudu Sekolah Tingkat Kabupaten Pekalongan dipimpin langsung oleh Ibu Hj. Munafah Asip Kholbihi selaku Ketua Gerakan Kudu Sekolah. Acara yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan pada kamis pagi ini dihadiri oleh Bappeda Litbang, Dinas PMDP3APPKB, Dindikbud, Bagian Tata Pemerintahan Setda, Koordinator PKBM Kab. Pekalongan, serta perwakilan dari KOMPAK Jawa Tengah.

Dalam acara tersebut disampaikan terkait penegasan peran kecamatan dan desa dalam Gerakan Kudu Sekolah di Kabupaten Pekalongan. Konteks ini berupaya menegaskan kembali bahwa ikhtiar Gerakan Kudu Sekolah tersampaikan dan diimplementasikan oleh semua komponen hingga ke lingkup desa.

Sejalan dengan agenda rapat yang telah disampaikan pada ulasan sebelumnya, Gerakan Kudu Sekolah tengah menyisir terhadap Anak Tidak Sekolah di Kecamatan Wonokerto tepatnya di Desa Pesanggrahan. Tim Gerakan Kudu Sekolah tingkat kabupaten bersama dengan Tim Gerakan Kudu Sekolah tingkat desa tengah merekonfirmasi Anak Tidak Sekolah untuk kembali bersekolah. Ikhtiar Gerakan Kudu Sekolah ini diupayakan agar adik-adik usia sekolah pendidikan dasar di Kabupaten Pekalongan tetap menerima program pendidikan sebagaimana yang diharapkan.

Kami datangi tempat tinggal adik-adik yang tidak bersekolah, dari pintu ke pintu, untuk kembali ke bangku sekolah supaya mendapat pendidikan yang baik, mendapat ilmu yang bermanfaat guna masa depannya kelak.

Tim Penggerak Gerakan Kudu Sekolah Kabupaten Pekalongan

Penelitian UNIKA Soegijapranata di Kawasan KABALONG Bersinergi dengan Pemda, Pemdes, serta UMKM Pariwisata

Wujud tugas pokok Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya terkait kebermanfaatan untuk masyarakat dalam bentuk sumbangsih penelitian. UNIKA Soegijapranata berikhtiar mewujudkan hal tersebut di kawasan KABALONG (Karanggondang, Limbangan, dan Lolong). Penelitian dengan tajuk "Strategi Memajukan UMKM Pariwisata Berbasis Masyarakat dan Potensi Wilayah Kabalong Pekalongan" dilaksanakan oleh Tim Peneliti UNIKA Soegijapranata antara lain, MG. Westri Kekalih S. SE., ME., Dr. Widuri Kurniasari, Dr. Retno Yustini W.

Rabu, 29 Juli 2020 berlokasi di Lolong Adventure, Karanganyar, dilaksanakan Forum Group Discussion yang mensinergikan konteks penelitian strategi memajukan UMKM pariwisata berbasis masyarakat dan potensi wilayah KABALONG Pekalongan. Acara FGD ini dilangsungkan dengan moderasi oleh Tim Peneliti UNIKA Soegijapranata, Pemda (Bappeda Litbang, DINPORAPAR, serta DINPERINDAGKOP-UKM), Pemdes Karanggondang-Limbangan-Lolong, serta UMKM Pariwisata yang saling terintegrasi di kawasan Karanggondang, Limbangan, dan Lolong (KABALONG).

Potensi kewilayahan kawasan KABALONG ini sangat tinggi. Baik dari sisi pemanfaatan untuk pariwisata alam, perkebunan durian, serta UMKM yang potensial untuk mendukung integrasi keduanya.

MG. Westri Kekalih S. SE., ME. (Tim Peneliti dari UNIKA Soegijapranata)

Acara sengaja dilangsungkan di Lolong Adventure untuk pembahasan penelitian secara in-situ, yakni berada di kawasan yang sedang dibahas. Konsep ini baik untuk diterapkan karena pembahas materi langsung bisa melihat, membahas, dan merencanakan guna pengimplementasian konsep di wilayah KABALONG. Lolong adventure sejauh ini merupakan obyek wisata yang sudah survive dan relatif lebih senior dibanding kawasan dalam satu integrasi lainnya, misal Karanggondang dan Limbangan. Namun begitu, konsep pengintegrasian ketiganya dalam satu kawasan KABALONG akan saling mendukung antara satu dan yang lainnya.

Hasil pembahasan penelitian mengakomodir pengintegrasian masing-masing wilayah desa dalam satu kawasan KABALONG. Jika konsep penelitian dapat diimplementasikan, rencananya antara Karanggondang-Limbangan-Lolong dapat berpadu dalam pengembangan kawasan KABALONG baik dari sisi kepariwisataan alam maupun UMKM sebagai pendukung dari sektor masyarakat. Pengunjung masuk obyek wisata terkoneksi sejak dari pintu masuk di dekat Tugu Duren, Kecamatan Karanganyar, lalu kemudian diantar oleh fasilitas transportasi lokal yang mengantar pengunjung ke obyek-obyek wisata dimaksud.

Masyarakat kawasan KABALONG bisa diarahkan untuk pengembangan UMKM Pariwisata. Sebut saja dalam kaitannya membuat handycraft/ souvenir khas kawasan KABALONG yang dijual kepada pengunjung atau sebagai oleh-oleh. Kecamatan Karanganyar yang sudah dikenal sentra durian pun dapat menggunakan hasil olahan-olahan durian sebagai produk unggulan beserta turunannya, misal limbah kulit durian sebagai bahan baku pembuatan gantungan kunci, dan lain sebagainya.

Harapan besar kami, hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat lingkup kawasan Kabalong serta dapat tereplikasi di kawasan-kawasan lain sehingga menjadi lebih produktif.

Dr. Retno Yustini W. (Peneliti Senior UNIKA Soegijapranata)

Peserta sangat antusias selama mengikuti Forum Group Discussion. Peserta mengisi form yang menjadi indikator maupun variabel dalam penelitian yang dilakukan oleh rekan-rekan peneliti dari UNIKA Soegijapranata. Masing-masing desa di wakili oleh Kepala Desanya langsung. Perwakilan UMKM dihadiri oleh ibu-ibu penggerak, baik dari Desa Karanggondang, Limbangan, serta Lolong.

Saya mengucapkan terima kasih karena telah dilangsungkan kegiatan penelitian untuk mengkaji potensi dari wilayah desa kami. Saya sepakat bahwasanya kawasan dari masing-masing desa kami jika terintegrasi dalam satu kawasan KABALONG akan bermanfaat bagi satu dan yang lain, khususnya bagi masyarakat desa.

Hartono (Kepala Desa Karanggondang)

Ulasan Singkat bisa disaksikan dalam video berikut ....

Bidang Litbang

PENGUMUMAN Pemenang Lomba Riset Daerah Kabupaten Pekalongan 2020

Dasar: Berita Acara Tim Reviewer Lomba Riset Daerah Kabupaten Pekalongan tentang Keputusan Pemenang Lomba Riset Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2020.

Setelah selesai melalui serangkaian agenda kegiatan Lomba Riset Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2020, berikut adalah Pemenang Lomba Riset Daerah Kabupaten Pekalongan 2020.

PEMENANG RISET TERAPAN

  1. Analisis Dinamis Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Pekalongan. (Lukluil Maknun, drr.)
  2. Strategi Pengembangan Industri Florikultura dalam Mencapai Petumbuhan Ekonomi Hijau di Kabupaten Pekalongan (2021-2025). (Firdinan M. Fuad)
  3. Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah dengan Optimalisasi Potensi Lokal Menjadi Sediaan Obat Tradisional Melalui Pembentukan Kampung/ Desa Jamu. (Metha Anung, drr.)

PEMENANG RISET DASAR

  1. Analisis Pro-Poor Growth Kabupaten Pekalongan: Profil dan Dekomposisi Kemiskinan. (Yoyok Cahyo N. drr.)
  2. Kesiagaan Covid-19 Tingkat RT/ Desa se-Kabupaten Pekalongan. (Nuniek N. F., drr.)
  3. Potensi Eduwisata Organic Integrated Farming di Desa Bojonglor. (Nur Jihhand, drr.)

Surat Pengumuman Pemenang Lomba Riset Daerah Kabupaten Pekalongan 2020 bisa diunduh pada tautan di bawah ini ...

Bidang Litbang

Selamat kepada Pemenang Lomba Riset Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2020.

M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Pekalongan.

© 2021 Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan. All Rights Reserved.